Review Materi Sejarah
Asia
Asia
timur adalah wilayah timur Asia, yang didefinisikan baik dalam istilah
geografis maupun etno-budaya. Asia Timur,
khususnya peradaban Cina , dianggap sebagai
salah satu tempat lahir peradaban paling awal. Peradaban kuno lainnya di Asia
Timur yang masih eksis sebagai negara merdeka hingga saat ini termasuk
peradaban Jepang , Korea dan Mongolia. Cina adalah wilayah pertama yang
menetap di asia timur dan tidak diragukan lagi merupakan inti dari peradaban
asia timur dari mana bagian lain asia timur terbentuk. Berbagai wilayah lain di
Asia Timur selektif dalam pengaruh Cina yang mereka adopsi ke dalam adat
istiadat lokal mereka. Negara-negara yang termasuk wilayah Asia Timur adalah China,
Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Mongolia, Taiwan, Hongkong, dan Makau.
Era Kerajaan
Ø Cina
Ada sekitar 17 peradaban yang berdiri
di cina, namun yang dikenal sebagai peradaban besar hanya sekitar 4 peradaban, dinasti Qin, dinasti Han,
dinasti Yuan, dan dinasti Qing. 1. Dinasti Qin
Dinasti ini terkenal mengawali pembangunan Tembok Besar
Tiongkok (The
Great Wall) yang kemudian diselesaikan oleh Dinasti Ming serta
peninggalan Terakota di makam Qin Shi Huang.
Beberapa kontribusi
besar Dinasti Qin, antara lain :
v Terbentuknya konsep pemerintahan terpusat
v Penyatuan undang-undang hukum
v Diterapkannya bahasa tertulis
v Satuan pengukuran
v Dan mata uang bersama seluruh Tiongkok
2. Dinasti Han
Dinasti Han memerintah China selama empat abad, dari 206 SM hingga 220 M.
Meskipun Dinasti Qin sebelumnya telah menyatukan China, Dinasti Han menyatukan
sekaligus mengembangkan institusi yang menjadi ciri sebagian besar sejarah
China sejak itu. Dinasti
Han memperluas batas-batas China dari lembah Sungai Kuning ke
tempat yang sekarang disebut China selatan.
3. Dinasti Yuan
Dinasti
Yuan merupakan dinasti asing di Tiongkok, karena didirikan oleh Bangsa Mongol.
Pendirinya adalah Kubilai Khan yang bergelar Shizu (1279 – 1294). Pada masa pemerintahan
Kubilai Khan terjadi serangan ke Jawa dan Jepang. Kekalahan armada Kubilai Khan waktu menyerang
Jepang dikarenakan tidak mengenal medan lautan, seluruh armadanya tenggelam di
laut Jepang karena dihantam badai taifun, yang memang setiap tahun menerpa
Jepang pada bulan Juli. Pada masa pemerintahan kaisar Dinasti
Yuan terakhir, Toghon Temur (1333 – 1368) terjadi banyak bencana alam seperti
banjir dan wabah penyakit, yang diduga merupakan penyakit sampar. Pemberontakan
terjadi di mana-mana dan yang terkuat adalah yang di bawah pimpinan Zhu
Yuanzhang. Mereka berhasil merebut ibu kota Dinasti Yuan yang bernama Dadu pada
tahun 1368. Kaisar Toghon Temur melarikan diri ke utara, sehingga dengan
demikian berakhirlah kekuasaan rezim Mongol di Tiongkok.
4. Dinasti Qing
Dinasti
Qing (1644–1911) didirikan mengganti kekalahan Dinasti Ming, dinasti
terakhir Han Tiongkok, oleh suku Manchu dari sebelah timur
laut Tiongkok pada tahun 1644. Dinasti ini merupakan dinasti feodal
terakhir yang memerintah Tiongkok. Diperkirakan sekitar 25 juta penduduk tewas
dalam periode penaklukan Manchu atas Dinasti Ming (1616-1644). Bangsa
Manchu kemudian mengadopsi nilai-nilai Konfusianisme dalam
pemerintahan mereka, sebagaimana tradisi yang dilaksanakan oleh pemerintahan
dinasti-dinasti Han sebelumnya.
Jepang pada masa kerajaan terbagi menjadi 4 zaman, yaitu :
a. Zaman Kamakura
zaman Kamakura yang merupakan zaman transisi menuju abad
pertengahan Jepang. Abad pertengahan berlangsung selama hampir 700 tahun ketika
pemerintah pusat, istana, dan Kaisar Jepang umumnya hanya menjalankan
fungsi-fungsi seremonial. Zaman Kamakura berakhir setelah runtuhnya kekuasaan
Keshogunan Kamakura pada tahun 1333.
b. Zaman Muromachi
Zaman Muromachi berlangsung dari sekitar tahun 1336
hingga 1573 ketika kekuasaan pemerintah berada di tangan Keshogunan
Ashikaga yang juga disebut Keshogunan Muromachi. Pendiri Keshogunan
Ashikaga adalah Ashikaga Takauji yang merebut kekuasaan politik
dari Kaisar Go-Daigo dan sekaligus mengakhiri Restorasi Kemmu.
Zaman Muromachi berakhir pada tahun 1573 ketika shogun ke-15 sekaligus shogun
Muromachi terakhir, Ashikaga Yoshiaki diusir dari ibu kota Kyoto
oleh Oda Nobunaga.
c. Zaman Azuchi-Momoyama
Istilah zaman
Azuchi-Momoyama berasal dari nama istana (kastil) yang menjadi
markas kedua pemimpin besar, Nobunaga di Istana Azuchi dan Hideyoshi
di Istana Momoyama.
d. Zaman Edo
Pada zaman Edo adalah pemerintahan otonomi daerah berada di
tangan lebih dari dua ratus pejabat daimyo. Sebagai klan terkuat,
pemimpin klan Tokugawa dari generasi ke generasi menjabat sebagai
shogun (sei-i taishōgun). Keshogunan
Tokugawa yang bermarkas di Edo (sekarang Tokyo) memimpin para
daimyo di masing-masing daerah otonom yang disebut domain (han). Zaman Edo adalah zaman keemasan
seni lukis ukiyo-e dan seni teater kabuki dan bunraku. Sejumlah komposisi
terkenal untuk koto dan shakuhachi berasal dari Zaman Edo.
Era Perkembangan dan Modern
1. China
China merupakan negara yang memiliki
paham sosialis/komunis. Alhasil sistem perekonomian China pun
diatur oleh negara, dan warga negara yang menentang akan dihukum. Hal inilah
yang menjadi ciri khas utama dari negara dengan sistem ekonomi sosialis, di
mana pemerintah menjadi pemegang kendali perekonomian. Partai Komunis China (PKC) adalah mesin penggerak utama yang menghasilkan
berbagai perubahan, termasuk memperkenalkan asas kapitalistik dan menjadikan
para pedagang dan pengusaha ikut menjadi bagian sebagai anggota PKC. Dan tema
penting adalah bagaimana menempatkan rakyat ke dalam keseluruhan pembangunan. Dijaman sekarang ini cina hadir sebagai salah satu negara yang maju dan
modern. Kehidupan sosial disana pun sudah sangat homogen, dan banyak sekali
pertemuan berbagai macam kebudayaan disana. Hal ini dapat menunjukkan bahwa cina sudah berkembang bahkan melampaui
negara negara lain di kawasan asia.
2. Jepang
Jepang merupakan negara maju yang terletak
di kawasan asia Timur. Saat ini bersama China dan Korea Selatan, Jepang
menyanding predikat sebagai kekuatan ekonomi di regional Asia. Dari segi
pertumbuhan perekonomiannya, jepang dinobatkan sebagai salah satu negara dengan
angka pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. Perkembangan politik Jepang
dalam masa modern memiliki 5 era, yakni :
a) Era Meji (1868-1912)
Pada era meji ini dipimpin oleh Kaisar Mutsuhito,
perpolitikan pada era ini telah berubah ke arah modern dengan kekuatan yang
besar, perubahan tersebut ini tidak lepas dari pengaruh budaya Barat, contohnya
dalam hal (Seni, Filosofi, Teknologi, dan ilmu pengetahuan).
b) Era Taisho (1912-1926)
Pada era ini kekuasaan politik sebagaian besar dikendalikan
oleh beberapa anggota parlemen serta partai demokratik. Bisa dibilang sangat berkembanag
budaya politik di masa ini. Namun di tahun 1920-an pada saat itu pemerintahan
Jepang baru mengalami perubahan yang sangat demokratis.
c) Era Showa (1926-1989)
Di masa ini perpolitikan
yang dialami sangatlah panjang dibandingkan dengan era-era sebelumnya, pada
masa ini di pmpin oleh Kaisar Hirohito, tetapi pada tahun 1945 perpolitikan
Jepang bersifat Militer, fasis, dan Ultranasionalis.
d) Era Heisei (1989-2019)
Era Heisei dimana merupakan
era setelah budaya politik jepang yang pada saat itu mengalami perubahan
menjadi monarki konstitusional.
e) Era Rewai (2019-Sekarang)
Aliran budaya dari Jepang ke berbagai
belahan dunia, penarik budaya Jepang misalnya penikmat anime, komik, manga, game. Budaya Jepang bisa tersebar meluas ke berbagai belahan dunia, salah
satunya dengan terjadinya human dispersal dari Jepang sejak abad ke-15, serta
peningkatan ekonomi Jepang sejak tahun 1960-an, yang telah memicu emigrasi
penduduk Jepang ke berbagai wilayah dunia.
3. Korea
Perkembangan dari pertumbuhan ekonomi Korea
Selatan berawal dari masa pemerintahan presiden pertama Korea Selatan Syngman
Rhee. Di masa pemerintahan Syngman Rhee ini ketergantungan terhadap bantuan
luar negeri terutama Amerika Serikat sangat ditunjang pula oleh doktrin
antikomunisme. Selanjutnya pada masa pemerintahan presiden Park Chung Hee,
kemajuan perekonomian dicapai dengan menerapkan doktrin politik. Perkembangan
perekonomian makin terasa di masa pemerintahan ini. Kebijakan yang otoriter dan
represif menciptakan stabilitas politik domestic yang berpengaruh juga pada
perekonomian nasional Korea Selatan.
Politik korea selatan berbentuk republik
konstitusional dengan system presensial, presiden sebagai kepala Negara dan
pengikut Negara yang bersistem multipartai, korea selatan membagi pemerintahan
dalam tiga bagian yaitu eksekutif, yudikatif, dan legislatif. Korea selatan
belakangan tahun terakhir ini berhasil menyebarkan produk populernya kedunia
internasional dengan dari
1) Lagu atau Boyband dan Girlband,
2) Drama Film,
3) Fashion,
4) Produk Kecantikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar